BALADA BAJU BOLONG-BOLONG

Gambar hanya PengGula



Pernah gak sih kita memakai baju yang udah jeleeekk banget.
Bahkan mungkin gak layak disebut baju, bagusnya disebut gombalan.

Eeee bukan gombalan, Bapak kamu tukang jahit ya? Soalnya kamu mampu menjahit hatiku yang telah koyak... NOoooOOO


Kalo kata wong jowo kayak topo dapur, yang biasanya buat elap-elap bekas masak. 

Tapi walaupun ibu  atau pasangan kita sering ngatain baju itu gak layak pakai, namun kita tetap nyaman saja. 

Sudah can't help falling in love with gombalan topo dapur. Hehehe


Padahal udah tiap bulan beli baju, yang dress, batik, celana, yang rok tutu, kemeja flanel. 

Namun, yang dipake di rumah ya itu baju yang udah sobek-sobek. 
Apakah itu daster, kaos, kaos dalem, celana, bahkan kadang segitiga pengaman juga. EUUWWW


Gambar dari berita kriminal


Memang kalau yang udah nyaman gak bisa pindah ke lain hati. Asal jangan ditinggal pas lagi sayang-sayangnya. Upss

Baju yang menurut kita nyaman memang belum tentu nyaman di mata orang lain.
 
Kaos I Love Disneyland gak akan oke di mata petinggi Universal Studio.
Atau kaos Partai Merah gak akan cocok di mata Partai Biru, ya kecuali ada dangdutan.

Konser dangdut apa kampanye apa apa tau??



Kenapa sih baju kesayangan kita bisa sampe pudar warnanya? Bahkan bolongnya, sobeknya udah ngalah-ngalahin jumlah keluarga Halilintar.

Itu karena siklus yang terlewati dalam proses pencucian.

Ada beberapa siklus yang harusnya dijalankan dalam laundry. 

Yang harusnya, cuci-jemur-kering-angkat-lipat-gosok-pakai. Namun kenyataannya jadi, cuci-kering-pakai. 

Bagaimana tidak bolong-bolong baju beta bila seperti itu perlakuannya?


Baju bolong-bolong tersebut harus direlakan jadi lap beneran setelah memang sudah tidak bisa diselamatkan. 

Kadang baju baru belum bisa bikin kita untuk pindah hati.

Baju lama tersebut gak bisa dipakai setelah bolongnya sudah tidak bisa ditutupi lagi dengan rasa cuek. 

Alias bolongnya udah hampir membuka kekeliruan kita, oh tidakk.

Nah...

Itupun masih ada ritual melepas kepergian baju terkeren untuk dialihfungsikan. Hikz hikz hikz.


Sudahlah itu saja ceritanya, nanti kita lanjutkan lagi cerita lain. Hehee 

Sampai Jumpa


Wassalammualaikum wr.wb.
Share:

Posting Komentar

Designed by OddThemes | Distributed by Blogger Themes